Bahagia
itu saat apa yang kita perjuangkan dapat berhasil terwujudkan. Meski pasti
masih terdapat kekurang di sana – sini, namun itulah kodrat manusia. Karena
manusia tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah saja. Bahagia
itu saat hasil karya kita dihargai positif oleh orang lain, direspon dengan
berbagai tanggapan dan pendapat yang sifatnya membangun. Memotivasi dan
menginsfirasi agar mempebaiki karya – karya kita selanjutnya.
Bahagia
itu bagiku saat ini adalah ketika mimpi besarku untuk menerbitkan sebuah buku
fiksi dapat terwujudkan. Adalah Kumpulan Cerpen tentang Hitam Putihnya Dunia
Pendidikan dengan judul “JANGAN MENJADI GURU, NAK!”, dapat kurampungkan. Sebuah
mimpi untuk menyampaikan pendapat mengenai sekelumit kondisi pendidikan yang
berhasil direkam oleh memori penulis (saya ; Pujangga Kelana) kemudian
disampaikan dalam bentuk cerita pendek.
Buku
yang diterbitkan oleh Pena Indis ini tebalnya hanya 119 halaman, dengan editor
Nitha Ayesha, desain sampul Fandi Said, dan tata letak Fandi Said ini berisikan
14 cerita pendek yang menyoroti tentang dunia pendidikan. Ada hikmah yang
terkemas dalam setiap cerita. Setiap ide dikemas dalam bahasa yang sederhana,
lugas dan mudah dipahami, dengan harapan setiap pembaca menyadari bahwa apa
yang ada dalam setiap untaian cerita dalam buku ini memang mungkin saja benar
terjadi atau berpotensi terjadi yang jika benar kejadian itu ada maka kita
semua perlu memperbaikinya.
Buku
Jangan Menjadi Guru, Nak ! ini sebenarnya murni rekaan atau fiktip saja. Jika
ada kesamaan nama, tempat, dan kejadian, itu hanya kebetulan, dan saya sebagai
penulis memohon maaf sebesar – besarnya jika hal itu terjadi.
Setelah
terbit buku tentang Hitam Putihnya Dunia Pendidikan yang berjudul Jangan
Menjadi Guru, Nak ini. Insyaallah saya akan meluncurkan Kumpulkan Cerpen
tentang Hitam Putih Dunia Pendidikan dengan judul yang berbeda. Karena masih
begitu banyak gagasan yang ingin saya sampaikan berkenaan dengan masalah
pendidikan. Tujuan besar saya sebagai penulis adalah agar dunia pendidikan
lebih baik lagi, jangan tercemari oleh ulah – ulah kotor para oknum guru atau
siapa saja yang terlibat dalam bidang pendidikan dengan prilaku menyimpang, atau
mementingkan kesenangan pribadi yang mengabaikan tujuan hakiki dari pendidikan
itu sendiri.
Kebahagian
lain dari saya selaku penulis adalah, mana kala semua pembaca Blog ini sudi
mengorbankan sedikit uangnya demi mengoleksi buku ini. Bagi yang sudah membeli
dan membacanya semoga isi buku ini memiliki makna tersendiri. Kemudian saya
selaku penulis mengharapkan kritik, saran dan sumbangsih idenya demi
memperbaiki hasil karya saya berikutinya.

No comments:
Post a Comment